Lewat Program “Mba Maya”, PNM Aceh Bekali Ketua Kelompok Mekaar Jadi Pemimpin Berdaya

Peserta berfoto besama seusai kegiatan Mba Maya di Kecamatan Bendahara , Kabupaten Aceh Tamiang (dok. KAJI Indonesia)

Peserta berfoto besama seusai kegiatan Mba Maya di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang (dok. KAJI Indonesia)

Aceh Tamiang, INFOJAWATIMUR.COM – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat komitmennya dalam membangun kepemimpinan perempuan pelaku usaha mikro. Melalui program “Mba Maya” (Membina dan Memberdaya), PNM Aceh menggelar pelatihan masif bagi para Ketua Kelompok Mekaar di 31 area seluruh Aceh. Kegiatan yang berlangsung pada 7–8 November 2025 ini menggandeng lembaga pelatihan KAJI Indonesia (Karya Kami) sebagai mitra strategis pelaksana.

Program “Mba Maya” hadir dengan semangat untuk menumbuhkan kepemimpinan yang komunikatif, tangguh, dan inspiratif di kalangan Ketua Kelompok Mekaar — garda terdepan yang memegang peran penting dalam keberhasilan program pemberdayaan perempuan PNM.

Setiap area pelatihan diikuti oleh 50 Ketua Kelompok terpilih, dengan total ratusan peserta dari seluruh Aceh. Pelatihan ini difasilitasi oleh 10 trainer profesional dan 15 anggota tim support dari Kaji Indonesia, yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Manyak Payed hingga Peusangan.


Latihan Kepemimpinan yang Aplikatif dan Interaktif

Kegiatan ini tidak sekadar berbentuk seminar satu arah. Materi dikemas secara interaktif, partisipatif, dan aplikatif, mendorong para ketua kelompok untuk berlatih langsung menerapkan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan dalam situasi nyata.

“Melalui Mba Maya, kami ingin memastikan para ketua kelompok mampu menjadi pemimpin yang inspiratif di lingkungannya — tidak hanya mengelola kelompok, tapi juga menggerakkan anggotanya menuju perubahan positif,” ungkap salah satu perwakilan manajemen PNM Aceh.

Sementara itu, Dina Ediwani, Direktur Program Karya Kami (KAJI Indonesia) yang juga penanggung jawab kegiatan, menegaskan pentingnya pelatihan yang menyentuh aspek nyata di lapangan.

“Kami tidak hanya memberi teori, tapi juga membangun rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi yang kuat. Setiap peserta kami latih untuk menjadi pemimpin yang bisa menggerakkan, bukan sekadar mengarahkan,” ujarnya.


Dukung UMKM Lokal, Perkuat Ekonomi Aceh

Menariknya, seluruh kebutuhan kegiatan ini — mulai dari perlengkapan hingga souvenir — melibatkan produk-produk UMKM lokal Aceh.
Beberapa di antaranya yakni keranjang rotan dari Ati Karya Rotan, tas perca dari Sis Kain, kerajinan batok kelapa dari Rahma Souvenir, serta gerabah lokal yang dijadikan hadiah bagi peserta terbaik.

Peserta menerima materi dari Mentor KARYA KAMI (KAJI Indonesia)

Langkah ini menjadi simbol nyata bahwa PNM tidak hanya membina, tetapi juga memberdayakan ekosistem ekonomi kreatif lokal, sejalan dengan semangat kolaboratif KAJI Indonesia.


Mencetak Pemimpin Komunitas Perempuan yang Mandiri

Melalui Mba Maya, PNM Aceh berharap lahir generasi pemimpin perempuan Mekaar yang komunikatif, percaya diri, dan visioner, yang mampu membawa kelompoknya tumbuh secara berkelanjutan.

“Kami yakin, ketika para ketua kelompok berdaya, maka seluruh anggota kelompok akan ikut naik kelas,” tegas perwakilan PNM.


Tentang PNM Mekaar

PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) merupakan program pembiayaan dan pendampingan berbasis kelompok bagi perempuan prasejahtera yang ingin mengembangkan usaha produktif. PNM tidak hanya memberikan akses modal, tetapi juga pendampingan dan pelatihan kapasitas, termasuk kepemimpinan dan komunikasi seperti yang dijalankan melalui Mba Maya.

Tentang KAJI Indonesia (KARYA KAMI)

KAJI Indonesia adalah lembaga pelatihan dan pengembangan kapasitas yang berfokus pada pemberdayaan komunitas, peningkatan kompetensi SDM, serta penguatan kelembagaan berbasis nilai kolaborasi dan inovasi sosial.)***RED.

Need Help? Chat with us